Tips Mudik > Happy and Safety!

Lebaran mungkin masih 3 minggu lagi, namun ga ada salahnya melakukan persiapan sedini mungkin diperlukan agar pulang mudik tidak mengalami hambatan dan lancar aman serta selamat sampai ditujuan.

Untuk pengemudi jarak jauh dan memerlukan waktu berjam jam untuk sampai di kampung tujuan perlu persiapan matang untuk mudik atau pulang kampung apalagi dengan membawa kendaraan pribadi, acara mudik harus dipersiapkan benar-benar, terutama kondisi fisik.


Ada 2 persiapan pokok yang perlu dilakukan

  • Persiapan berkaitan dengan faktor personal,  seperti misalnya persiapan  meninggalkan rumah, kantor, atau milis/ kemudian kebugaran tubuh seperti fatique, kelelahan, faktor obat obatan, management of anger dan lainnya.
  • Persiapan berkaitan dengan faktor kendaraannya,  paking kendaraan yang benar, persiapan kendaraan pre trip check, kondisi ban, kondisi kendaraan,  membawa peta jalur mudik dlsb
    Mari kita bahas satu persatu mengenai hal tersebut :
    Faktor Personal
    sebelum meninggalkan rumah maka periksa rumah anda dengan baik matikan listrik  yang tidak perlu, matikan gas dan copot regulator dari tabungnya, matikan pompa air
    Tinggalkan Email Automatic Responder
    Bagi anda yang aktif bergabung dengan sebuah milis, atau misalnya anda lama akan menjawab email maka pastikan anda merubah message delivery sehingga anda tidak mengalami kelebihan kapasitas yang berpotensi membuat anda kena bounching. Atau cara lain adalah menset notification menjadi out of office reply notice yang memberitahukan bahwa anda sedang cuti dan akan kembali nanti setelah mudik.
    Kalau ikut milis maka perubahan ini mudah saja, anda tinggal mengirim email kepada moderator untuk permohonan berhenti dari milis atau menerima diggest (rangkuman email perhari).
    Kondisi Tubuh
    Kebugaran anda menentukan keselamatan anda, pastikan bahwa anda mempunyai waku cukup istirahat dan tidak dalam keadaan ngantuk atau memakan obat obatan yang mempengaruhi kebugaran anda dan membuat anda ngantuk. Pastikan bahwa sebelum mudik anda dan keluarga berada dalam kondisi yang fit.
    Kondisi jalan yang ramai juga berakibat pada kelabilan emosi yang bisa memicu amarah, misalnya disusul orang terpepet karena macet, tingkat kesabaran menurun akibat kemacetan tersebut. Tentunya anda tidak boleh terpancing dengan situasi seperti ini.  Pikirikan resikonya, alihkan kemarahan anda dengan mendengarkan radio yang menginformasikan keadaan lalulintas.
    Kondisi Mobil dan Perlengkapan Mobil
    Sebelum dipakai ‘bertempur’ alias mudik, periksakan kondisi kendaraan anda di bengkel langganan ((tune-up komplit, rem, ban, wiper, radiator, tali kipas/AC, aki, dll). Dan jangan lupa membawa perlengkapan alat-alat mobil (tools kit), dongkrak, tali derek, ban serep, kotak P3K, segitiga pengaman, kunci roda palang, senter,dll.  Kalau anda menggunakan GPS hal ini sangat membantu mencari jalan anda dengan mudah disamping mencari data tentang penginapan/hotel/ rumah makan/ pompa bensin/ ATM dan lainnya.
    Bawa Air Mentah
    Bawalah air mentah di dalam jerigen 5 liter atau jika tidak ada jerigen bisa memakai bekas botol air mineral besar (1 literan) untuk mengisi radiator bila kurang. Ar juga bisa untuk mencuci tangan bila selesai ganti ban kalau bocor atau kempes. Tak ada salahnya ada juga membawa sabun. Air ini juga berguna bila bawa anak kecil/bayi tiba-tiba ‘pup’ saat kita tengah berada di daerah yang sulit air (misalnya: sawah, hutan)
    Bekal Makanan
    Pastikan anda membawa bekal makanan yang praktis dan bisa dimakan sambil terus berkendara. Saat mudik disarankan untuk tidak asal makan di restoran/rumah makan tempat pemberhentian Bus Antar Kota karena di saat-saat seperti itu dikhawatirkan cara masak dan mencuci piringnya kurang bersih karena pengunjung sangat padat dan banyak yang harus dilayani.
    Lebih terjamin bila anda membawa makanan sendiri. Tapi kalau bekal habis anda bisa masuk ke dalam kota dimana anda lewat untuk mencari restoran fast food fried chiken. Yang pasti anak-anak suka dan lebih baik kebersihannya.
    Packing Barang/ Muatan Dengan Benar
    Urutkan barang/ muatan berdasarkan tingkat kebutuhan. Yang memiliki kemungkinan sangat besar dibutuhkan saat dalam perjalanan diletakkan di tempat atau posisi yang paling mudah dikeluarkan. Supaya tidak perlu bongkar muat tiap kali butuh sesuatu. Gunakan jaring pengaman bagi kendaraan yang minibus agar barang tidak berhamburan apabila kendaraan akan melakukan pengereman. Bila diletakan diatas (roof rack) maka gunakan tie strap  dan jangan menggunakan tambang karena tambang sifatnya tidak lentur.
    Bila harus kebelakang
    Ini adalah masalah rutin para pemudik. Untuk anak-anak dan laki-laki sih hal ini bukan masalah besar, tinggal berhenti saja di pinggir jalan dan beres deh. Tapi untuk para wanita ini bukanlah hal yang mudah. Untuk mengatasinya carilah pompa bensin yang besar pasti ada toiletnya yang cukup bersih, bila kotor, cari lagi berjalan beberapa kilometer. Atau anda bisa juga mencari Wartel, Kantor Polisi, Pusat Pertokoan, Losmen, Hotel, Masjid, dll.  Gunakan GPS anda untuk mencari lokasi pompa bensin atau rumah makan terdekat.
    Raja Setan Jalanan
    Yang harus diingat adalah jika kita berkendara dengan mobil pribadi di Jalur Pantura adalah siap mengalah dengan Bus Antar Kota/Propinsi, mereka ini “Raja Setan Jalanan Pantura”. Jangan coba-coba adu balap meski kita ada di jalur yang benar. Bila dari arah berlawanan tiba-tiba ada Bus yang melancangi truk gandeng yang berjalan lamban, Anda harus siap mengurangi kecepatan dan minggir ke kiri.
    Bahkan bila perlu turun/keluar dari jalan aspal. Jangan ambil resiko, lebih baik mengalah. Bukankah Anda dan keluarga ingin tiba di kampung halaman dengan selamat?
    Si Keong dan Si Kura-Kura
    Lain bus lain lagi truk gandeng maupun truk engkel. Kalau truk-truk ini dikenalnya sebagai si Keong atau si Kura-Kura karena begitu lamban jalannya. Bagi mereka yang sering lewat Pantura pasti tahu betapa menjengkelkannya kendaran ini. Sudah jalnnya lambat, mereka ‘ngotot’ berjalan di jalur kanan pula.
    Jika bertemu dengan truk jenis ini kita harus ekstra sabar dan hati-hati, cobalah menyalip dari sebelah kiri. Minta co-driver melihat ke depan apakah lajur depan sebelah kiri kosong dan aman untuk menyalip atau tidak? Yang perlu diperhatikan adalah apakah di kiri depan ada motor,becak, sepeda, mobil mogok/parkir, lobang, jembatan sempit, dll.
    Bila aman tak ada halangan menyaliplah “dari jalur kiri” dengan tetap waspada, apalagi kalau yang disalip itu konvoi truk yang panjang.
    Bawa Peta Jalur Mudik
    Jangan lupa membawa peta jalur mudik, karena ini sangat penting dan berguna. Hendaknya pilihlah peta yang memuat jalur-jalur alternatif secara detail, ini penting sekali apabila terjadi kemacetan di suatu titik. Dan jangan lupa peta tersebut dilengkapi dengan nomor-nomor telepon penting, info tol sepanjang Pulau Jawa, dll.
    Bawa HP & Chargernya
    Sebaiknya sebelum berangkat charge HP anda sampai penuh. Untuk daerah/area tertentu yang Anda lewati akan terjadi “blank spot” untuk kartu tertentu, lebih baik jika salah satu anggota keluarga punya HP dengan kartu yang berbeda. Jadi bila terjadi blankspot masih bisa pakai HP satunya lagi.
    Memonitor Milis
    Bila ada kesempatan, sekali-kali monitorlah milis yang anda ikuti, siapa tahu ada teman yang sedang on-line. Bagi yang tidak punya laptop, tidak perlu berkecil hati, anda tinggal mencari warnet saja bukan?
    Obat-Obatan
    Bawa obat-obatan yang biasa digunakan, jangan lupa itu! Terutama untuk anak-anak.
    Waktu Berangkat
    Jika anda berangkat pagi jam 06.00: Bisa lihat pemandangan, restoran dan bengkel mobil pasti buka, bila mobil tua dan AC kurang bagus anak- anak kasihan akan tersiksa karena panas apalagi kalau macet, sepanjang jalan yang dilewati kita akan ketemu pasar tradisional di kota kecamatan/kabupaten yang pasti macet, banyak orang menyeberang, becak, sepeda, ojek, dll, ketemu dengan “Panitia” Pembangunan Masjid yang minta sumbangan.
    Harap hati-hati dengan drum yang ditaruh di tengah-tengah jalan, jangan sampai ngebut melewati mereka. Bagi anda yang berkacamata minus sebaiknya jalan pagi saja.
    Berangkat sore/malam jam 17.00: Tidak bisa lihat pemandangan, hanya restoran dan bengkel 24 jam saja yang buka, anak-anak bisa tidur tidak ribut, tidak panas baik di dalam mobil maupun di luar, tidak ada pasar tradisional, tidak ada Panitia Pembangunan Masjid. Bila kita mau menyalip di tikungan akan kelihatan dari sinar lampu mobil dari arah berlawanan. Hanya saja kita harus ekstra hati-hati dan jangan sampai mengantuk.
    Berikan no. HP dan telepon di kampung halaman ke tetangga atau RT
    Ini dimaksudkan agar Anda bisa dihubungi kalau terjadi sesuatu di rumah Anda.
    Arus Balik dan Pulang Balik
    Harap simpan tenaga dan tetap jaga kesehatan untuk siap pulang balik setelah mudik. Jangan pulang balik di pas mepet sekali besoknya harus sudah masuk kantor dan anak-anak masuk sekolah, pasti kelelahan kan? Ada baiknya ambil waktu sehari istirahat sebelum besoknya melakukan aktifitas rutin.
    Uang Tunai
    Bawa uang tunai secukupnya, tak perlu bawa banyak-banyak, toh ATM banyak sekali dijumpai di daerah. Uang receh dibutuhkan apabila anda menemui jalan rusak atau jembatan yang diperbaiki yang biasanya diatur oleh polisi cepek.
    Bawa Kaset/CD
    Bawalah kaset/CD yang menjadi favorit Anda, agar suasana tidak jenuh, bosan dan sekaligus membawa suasana gembira.
    Stiker
    Tempelkan stiker favorit Anda atau tanda pengenal komunitas tertentu di kaca belakang mobil /spatboard kendaraan Anda. Siapa tahu nanti di perjalanan Anda berjumpa dengan teman baru?
    Catatlah nomor telepon penting
    Dengan mengantoingi nomor telpon polisi, Jasa Marga, Info jalan tol akan sangat membantu saat anda mengalami masalah dalam perjalanan.
    Mintalah lembar informasi kepada bengkel ATPM
    Pastikan anda meminta yang sesuai merk kendaraan, anda bisa juga meminta pada Jasa Marga, biasanya mereka membuat semacam leaflet yang dibagikan secara gratis yang berisi info mudik seperti daftar posko bengkel jaga beserta nomor teleponnya, rute mudik rawan macet, restoran, SPBU, ATM di sepanjang rute perjalanan mudik.
    Frekwensi radio
    Ini akan membantu memberikan informasi mudik di sepanjang rute perjalanan Anda. Anda bisa juga mendengarkan radio untuk mendapatkan info yang Anda inginkan.
    Selamat jalan dan hati-hati di perjalanan. Semoga selamat sampai di tujuan dan selamat kembali di rumah masing-masing.


Drive Safely!!!

Selamat mudik dan hati2 di jalan!

Salam,

Billy

Tidak ada komentar:

Posting Komentar